|
Sunday, 03 August 2008 12:43 |
|
Page 1 of 18 Situasi
politik menjelang Pemilu 2009 merupakan fenomena yang menarik untuk
dicermati terutama munculnya nama-nama capres dan cawapres. Johanspolling
berusaha merekam pendapat masyarakat melalui survei nasional di 33
provinsi dengan tema 'POPULARITAS PEMIMPIN NASIONAL MENJELANG PEMILU
2009".
Perumusan Masalah
- Bagaimana tingkat popularitas para Capres dan Cawapres di mata calon pemilihnya?
- Bagaimana kriteria sosok pemimpin nasional yang diinginkan masyarakat?
- Bagaimana popularitas ketua partai politik dan para menteri di mata masyarakat?
- Bagaimana penilaian masyarakat terhadap kinerja Pemerintahan SBY – JK Tahun 2004 s/d 2009?
Tujuan Penelitian
- Mengetahui tingkat popularitas para Capres dan Cawapres di mata calon pemilihnya.
- Mengetahui kriteria sosok pemimpin nasional yang diinginkan masyarakat.
- Mengetahui popularitas ketua partai politik dan para menteri di mata masyarakat.
- Mengetahui penilaian masyarakat terhadap kinerja Pemerintahan SBY – JK Tahun 2004 s/d 2009.
Manfaat Penelitian
- Bagi
masyarakat: mengetahui figur pemimpin nasional sesuai dengan kriteria
yang diharapkan (integritas, jujur, dapat dipercaya, tegas dan
konsisten).
- Bagi kandidat capres dan cawapres: memberikan gambaran agar dapat menyusun program kerja sesuai dengan aspirasi masyarakat.
- Bagi ilmu pengetahuan: memberikan edukasi politik kepada masyarakat.
Metodologi Penelitian
- Johanspolling dilaksanakan pada pertengahan bulan Mei 2008 di 33 provinsi seluruh Indonesia.
- Metode penarikan sampel dengan Multi-Stage Random Sampling yaitu pengambilan sampel melalui beberapa tahap.
- Jumlah sampel sebanyak 1537 responden dengan margin of error sebesar ± 3% pada tingkat kepercayaan 95%.
- Sampel
ditarik dari seluruh WNI yang memiliki hak pilih dalam PEMILU: mereka
yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah etika survei dilakukan.
- Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara tatap muka dengan menggunakan kuesioner.
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
|